Pengertian Libur Fakultatif dan Penjelasannya

Subtitle goes here

By:

Januari 14, 2020

Shares

0.0 of 0 Users
Libur Fakultatif

Tahun baru tidak hanya disambut dengan resolusi baru, ditatap dengan kalender baru, tapi juga perlu diperhatikan dengan hari liburnya. Namun tahukah kamu bahwa selain Hari Libur Nasional,dan Cuti Bersama, juga terdapat Hari Libur Fakultatif.

Bagi beberapa orang mendengar istilah Libur Fakultatif sepertinya masih menjadi kata asing. Terutama di daerah-daerah tertentu yang dimana sebagian besar penduduknya beragama muslim. Kenapa demikian? Karena Indonesia memiliki jumlah penduduk dengan beberapa perbedaan agama, dan tidak semua hari besar pada setiap agama ditetapkan menjadi Libur Nasional. Untuk lebih memahami apa itu Libur Fakultatif, simak penjelasannya di bawah ini ya.

Pengertian Libur Fakultatif

Berdasarkan KBBI Fakultatif memiliki arti tidak diwajibkan (tentang pelajaran, hari libur, dan sebagainya); bersifat pilihan, boleh memilih salah satu bidang ilmu yang sesuai dengan bakat atau yang disukai (tentang jurusan bidang ilmu).

Adapun Pengertian Libur Fakultatif adalah hari libur istimewa yang diberikan kepada suatu umat agama atau kelompok identitas tertentu yang diberikan sesuai peraturan Kementrian Agama. Dalam sejarahnya, Libur Imlek pernah menjadi libur fakultatif sebelum kemudian ditingkatkan menjadi Libur Nasional.

Libur Fakultatif ?

Libur fakultatif menjadi dasar umat Hindu di Jakarta dan sekitarnya untuk dapat absen bekerja dan merayakan Hari Raya Deepavali. Mengapa demikian? Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Bswedan meminta Perusahaan atau pun Sekolah untuk memberi umat Hindu libur di Hari Deepavali, yang mana hari itu belum masuk daftar Libur Nasional, sehingga Libur Fakultatif menjadi solusi terbaik agar umat Hindu dapat merayakan Hari Raya tersebut.

Pada tahun 2019, Libur Fakultatif Deepavali jatuh pada tanggal 27 dan 28 Oktober 2019. Namun walaupun demikian, karena sifat dari Libur Fakultatif ini tidak wajib, artinya perusahaan maupun organinasi tidak mendapatkan sanksi tertentu apabila tidak memberikan izin libur kepada karyawan maupun anggota organisasi tersebut, terlebih pada Perusahaan Swasta.

Biasanya Perusahaan Swasta hanya memberikan izin pengurangan jam kerja, dimana karyawan dapat melaksanakan ibadah tertentu, dan setelah selesai karyawan tersebut harus kembali bekerja seperti biasanya.

Contohnya seperti penetapan Hari Libur oleh Bank Indonesia, dimana di dalamnya terdapat beberapa Hari Libur Fakultatif. Berikut merupakan Daftar Hari Libur Bank Indonesia tahun 2019:

  • Selasa, 1 Januari 2019: Tahun Baru 2019 Masehi (Tutup)
  • Sabtu, 5 Januari 2019: Hari Raya Siwaratri/Kuningan 1 (Fakultatif)
  • Selasa, 5 Februari 2019: Tahun Baru Imlek 2570 Kongzili (Tutup)
  • Rabu, 6 Maret 2019: Tawur Agung Kesanga Hari Raya Nyepi 1940 Saka (Fakultatif)
  • Kamis, 7 Maret 2019: Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1941 (Tutup)
  • Jumat, 8 Maret 2019: Ngembak Geni Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940 (Fakultatif)
  • Rabu 3 April 2019: Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW (Tutup)
  • Jumat, 19 April 2019: Wafat Isa Almasih (Tutup)
  • Rabu, 1 Mei 2019: Hari Buruh Internasional (Tutup)
  • Sabtu, 11 Mei 2019: Hari Raya Saraswati 1 (Fakultatif)
  • Rabu 11 Mei 2019: Hari Raya Pagerwesi 1 (Fakultatif)
  • Minggu, 19 Mei 2019: Hari Raya Waisak 2563 (Tutup)
  • Kamis, 30 Mei 2019: Kenaikan Isa Al Masih (Tutup)
  • Sabtu, 1 Juni 2019: Hari Lahir Pancasila (Tutup)
  • Senin-Jumat, 3-7 Juni 2019: Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriyah (Tutup)
  • Rabu, 24 Juli 2019: Hari Raya Galungan 1 (Fakultatif)
  • Sabtu, 3 Agustus 2019: Hari Raya Kuningan 2 (Fakultatif)
  • Minggu, 11 Agustus 2019: Hari Raya Iduladha 1440 Hijriyah (Tutup)
  • Sabtu, 17 Agustus 2018: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (Tutup)
  • Minggu, 1 September 2018: Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah (Tutup)
  • Minggu, 27 Oktober 2018: Hari Raya Dipawali (Fakultatif)
  • Sabtu, 9 November 2018: Maulid Nabi Muhammad SAW (Tutup)
  • Sabtu, 7 Desember 2018: Hari Raya Saraswati 1 (Fakultatif)
  • Rabu, 11 Desember 2018: Hari Raya Pagerwesi 2 (Fakultatif)
  • Selasa, 24 Desember 2018: Hari Raya Natal (Tutup)
  • Rabu, 25 Desember 2018: Hari Raya Natal (Tutup)

Tanggal dengan keterangan Tutup merupakan tanggal Hari Libur Nasional, adapun tanggal dengan keterangan Fakultatif merupakan tanggal Hari Libur Fakultatif. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa Hari Libur Fakultatif ini bukanlah hari libur yang wajib diberikan pada setiap karyawan maupun seseroang dalam sebuah Perusahaan maupun Organisasi.

Karena setiap perusahaan/ organisasi akan memiliki kebijakan tersendiri terkait Libur Fakultatif ini. Namun diluar dari pada itu, karyawan/ siapa saja yang merayakan perayaan di Hari Libur Fakultatif tetap berhak untuk meminta haknya kepada Perusahaan/ Organisasi terkait.

0 Comment

Leave a Comment

Kategori